Kecamuk rindu
Pernahkah kamu merasakan suatu kekosongan?
kehampaan yang tiba-tiba menjalar ke seluruh jiwa?
pernahkah?
jika iya, apakah kamu bertanya-tanya pada dirimu sendiri?
sebenarnya apa yang sedang terjadi?
Pertanyaan itu berkecamuk di kepalamu,
bukankah kemarin aku masih bersemangat menjalani hari hari
bukankah kemarin aku masih merasa, langit hari ini cerah ya
dan bukankah baru kemarin aku bisa merasa, ternyata bahagia itu sesederhana itu
Mamun, sekarang
yang terjadi padaku justru kekosongan dan kehampaan
aku tak memiliki semangat apapun
tak ada yang menarik perhatianku
aku pasrah pada waktu yang berjalan
Kubiarkan mereka berlalu begitu saja
sedih dan bahagia yang hadir, seolah tak begitu berarti
Hal-hal yang sangat kusukai, tiba-tiba lepas minatku padanya
apalagi ambisi, sama sekali tak terbesit di kepala
Titik dimana diri ini hanya merasakan kerinduan
atas 'ketenangan' yang sempat hadir menyapa
Mengenang hari dimana tangis haru bahagia menjalari jiwa
merindui hari yang berbunga-bunga
merindui kehadiran sosok yang menentramkan hati
dan menelan manis rasa ingin berjumpa, lagi
Perjumpaan kala itu, menghiasi hariku
berminggu-minggu
seolah tak habis ditelan waktu
bahasa rindu memang tak pernah dusta atasmu
Sosok-sosok yang menentramkan jiwa
sehat-sehat disana ya
semoga keberkahan senantiasa membersamai
dan, semoga kita berjumpa lagi...
Aku disini, mengisi kekosongan jiwaku
dengan merindui kekasih-Mu
semoga bahasa rindu yang kutitipkan lewat do'a
sampai pada tujuannya
Dari aku,
yang hanya merindu, kala itu.
Malang, 18 Februari 2023 / 28 Rajab 1444 H


Komentar
Posting Komentar