Rangkak pilihanku



Pada lorong waktu, segala kemungkinan merangkak

sesempit kesempatan itu hadir, manusia mengusaha

kita melangkah pergi atau menetap,

segalanya akan merangkak maju

kita memilih menetap atau meninggalkan

hal-hal disekitar kita juga merangkak maju


rangkul pilihanmu, ajak ia maju,

jika ia enggan, sudah lepaskan

maju dengan dirimu sendiri


kamu bisa berdiri sendiri

ada tuhanmu

ada doa ibumu


aku masih bersama diriku sendiri kini, 

malam ini

sepi

menunggu kabar baik? entah, sepertinya tidak



Ditulis pada tanggal 7 Agustus 2022, di Malang 



Komentar

Postingan Populer